Tips Perawatan Depot Air Minum Setelah Terpasang

Untuk menjaga kualitas airnya, depot air minum isi ulang  yang sudah terpasang butuh perawatan secara rutin. Air yang masih berbau bisa menjadi tanda bahwa sistem plumbing masih belum bersih maksimal. Diantaranya masih terdapat debu dan lem pipa sisa pemasangan.

Cara merawat depot air minum

Tanpa perawatan yang rutin, depot air minum isi ulang akan mudah bermasalah. Selain permasalahan pada alatnya, kualitas air juga akan kurang bagus. Maka berikut tips-tips perawatan yang bisa diterapkan :

Tips Perawatan Depot Air Minum Setelah Terpasang

1. Pengurasan air setelah pemasangan

Setelah depot terpasang, kualitas air yang dihasilkan belum benar-benar bagus. Hal ini karena air masih akan tercampur dengan beberapa material kecil yang melekat pada pipa. Karenanya perlu dilakukan pengurasan terlebih dahulu untuk menjernihkan kualitas air.

Di pagi hari, dilakukan pembuangan lewat pengisian sebanyak 5 galon air. Kemudian dilanjutkan pada siang hari dilakukan pengurasan lagi sebanyak 5 galon. Lanjut dengan langkah yang sama pada sore dan malam hari. Langkah ini perlu diulangi 2 sampai 3 hari untuk memastikan pipa benar-benar bersih.

2. Penggantian filter

Untuk memastikan kualitas airnya, bisa selang satu minggu setelah pemasangan. Meski warna airnya sudah jernih, namun beberapa faktor lain masih berpengaruh terhadap kualitas air. Jika air masih tetap berbau, maka perlu dilakukan penggantian filter.

Filter cadangan biasanya sudah disediakan dari pihak penyedia pemasangan depot. Jadi jika air masih bermasalah, pemilik usaha bisa langsung mengganti filternya secara keseluruhan. Kualitas air akan menjadi segar setelah dilakukan penggantian filter.

3. Perhatikan penggunaan UV

Selain menggunakan mesin cup sealer filling botol, penggunaan UV juga penting pada depot air minum. Dalam tahap awal penggunaan depot, UV bisa digunakan pada saat pengisian saja. UV yang terus dinyalakan bisa membuat air memuai. Hal ini karena UV menghasilkan panas yang bisa mempengaruhi suhu air dalam tabung.

Air yang mengalami pemuaian akan menjadi bau. Sehingga kualitas air pasti akan dianggap menurun. UV bisa dinyalakan secara terus menerus jika dalam jangka 5 – 10 menit terus melakukan pengisian.

4. Pengurasan bulanan

Setelah kualitas air depot segar untuk diminum, selanjutnya tinggal melakukan pengurasan rutin pada bulan pertama. Air dari depot perlu dikuras setiap hari minimal sebanyak 1 galon. Idealnya bisa dilakukan pada pagi hari sebelum melakukan penjualan. Proses ini sekaligus membersihkan pipa pengisian agar selanjutnya air tidak tercampur oleh substansi yang mempengaruhi kualitasnya.

***

Demikian 3 cara merawat depot air minum setalah pemasangan. Setelahnya, perwatan secara rutin juga perlu untuk dilakukan. Utamanya memperhatikan perawatan pada bagian mesin cup sealer filling botol. Kualitas air isi ulang sangat ditentukan oleh perawatan depot dan juga kebersihan peralatan yang digunakan.

Tips Perawatan Depot Air Minum Setelah Terpasang | Yodik | 4.5